TERLAMBAT
Hari ini Bayu terlambat berangkat
kesekolah, Pagi itu Bayu bangun jam 06.00, padalah masuknya jam 06.30. Bayu
langsung kaget melihat jam dikamarnya, ia kaget bukan main dan langsung berlari
ke kamar mandi. Setelah selesai mandi Bayu langsung menyiapkan diri mulai dari
memakai seragam, memakai sepatu, dan menyiapkan buku. Menyiapkan buku ??? yapp,
pasti kalian kaget dan bingung mengapa ia menyiapkan buku dipagi hari.
Alasannya karena semalam Bayu latihan mc di giant maspion square sampai jam 21.00
dan sampai dirumah jam 22.00.
Setelah menyiapkan diri,
Bayu langsung menuju meja makan untuk menyantap bubur ayam yang dibelikan
ayahnya dengan cepat. Iya sangat cepat karena ia hanya makan 3 sendok saja
karena terburu-buru sekali, tidak lupa juga Bayu minum susu yang dibuatkan ibunya
Oke, semuanya sudah siap,
Bayu langsung salim sama ayah yang lagi duduk- duduk ditaman. Bayu mengeluarkan
motornya dan langsung berangkat menuju kesekolah, dengan cepat sekali Bayu
memacu motornya seperti pembalap. Emosinya pun meluap ketika terjadi macet, yaa
begitulah maklum masih pagi pasti banyak orang yang berangkat kerja sehingga
terjadi macet. Tetapi disela- sela kemacetan ternyata masih ada jalan longgar,
akhirnya bayu memacu motornya sampai kecepatan 100km, 100km ?? iya, ini fakta
dan tidak mengada- ada , untungnya ia tidak kecelakaan. Memang ini sedikit
extreme tapi ya harus dijalani. Hohoho :D
Ternyata semua keburu-
buruan Bayu tidak membuahkan hasil, ia tetap saja terlambat datang kesekolah. Sesampainya
di sekolah bayu langsung emosi dan membanting helmnya. Setelah parkir motor
bayu langsung menuju meja piket yang sudah dipenuhi oleh wajah- wajah yang
garang, wajah- wajah garang para guru yang siap membantai bayu habis habisan. Iya
membantai!! Membantai dengan kata- kata nasehat. Hohoho,,,,
Perdebatan bayu pun dimula
dengan seru di meja piket. Bayu memang memiliki watak yang keras dan pandai
membela diri. Namun bayu tetap mengakui bahwa hari ini dia memang salah. Akhirnya
pak roni yang kebetulan menjadi guru piket menyuruh bayu untuk menelfon orang
tuanya. Yap, ternyata orang tua bayu harus datang kesekolah besok. Bayu sangat
menyesal dan tidak bisa berbuat apa- apa. Ia menerima hukuman itu dengan lapang
dada. Dan bayu pun menulis janjinya dibuku pelanggaran bahwa jika ia terlambat
lagi maka ia akan push up sebanyak 50 kali.
Bayu dimarahi habis-
habisan setelah ia sampai dirumah. Bayu pun hanya diam tanpa sepatah kata pun. Dan
akhirnya bayu meminta maaf kepada kedua orang tuanya. Dan berjanji untuk tidak
terlambat lagi ketika berangkat kesekolah
Sejak kejadian itu bayu kini
menjadi lebih baik. Ia tidak pernah terlambat lagi ketika berangat kesekolah dan
selalu bangun pagi. Akhirnya bayu pun hidup bahagia dengan tenang
THE END
PENULIS : RIZQI KURNIAWAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar